Jumat, 06 Januari 2017

Bukan Kejujuran

Posted by with No comments
"Suatu Kekecewaan Sangat Terasa Ketika Sebuah Kenyataan Tidak Sesuai Harapan"

Tentang bagaimana cara kita berkomunikasi dengan orang lain. Cara kita menyampaikan suatu maksud dan makna. Tidak sedikit orang yang berbicara dengan kebohongan. Ketika seseorang berkata dengan tidak jujur maka dia telah membuat suatu ilusi keadaan. Menyampaikan makna tidak sesuai fakta. Menyampaikan kata dengan penuh kepalsuan. Bahkan suatu perkataan yang bukan kejujuran bisa mengelabuhi keadaan. Rasa jauh akan kebenaran membuat kita yang terbohongi akan merasa terjatuh.  

Tentu ada alasan seseorang berbicara kebohongan. Tidak serta merta berbicara kebohongan itu hanya iseng belaka. Pasti ada tujuan yang ingin dicapainya. Berbohong itu tidak selamanya buruk. Bisa saja mereka yang berbohong justru bermaksud menyelamatkan kita. Kita pun boleh berbohong jika itu memang jelas untuk kebaikan. Bukan kebaikan dalam sudut pandang diri sendiri, melainkan lihatlah dampak orang lain, dan wajar tidak kebohongan yang akan dilakukan. Tidak jujur tentu saja membuat pelakunya ada rasa tidak nyaman. Perasaan gelisah dan merasa bersalah akan menjadi bayang-bayang diingatan. Terkecuali mereka yang sudah sering berbohong. Tentu mereka biasa saja. Orang yang seperti ini biasanya akan sulit mendapat kepercayaan. Berbicara jujur atau tidak sudah tidak ada bedanya.

Menyikapi orang yang berbohong jangan melulu bersikap sinis dan anarkis. Toh mereka melakukan itu tidak sering dan bisa saja untuk gurauan. Memang suatu kekecewaan sangat terasa ketika sebuah kenyataan tidak sesuai harapan. Kita telah berharap dan percaya apa yang mereka katakan, namun ternyata mereka hanya bergurau semata. Kadang jika hal yang dikatakannya membuat sakit yang nyata, bagi kita akan sulit membedakan antara gurauan dan kebohongan. Hukum alam jarang berkebalikan dan percayalah bahwa hukum karma itu  nyata dan ada.


Tapi di sini berbohong tidak untuk dianjurkan. Sebisalah mungkin untuk berbicara dengan jujur. Jujur itu memang menyakitkan. Terlebih lagi jika kita berbohong maka kita akan menciptakan kebohongan-kebohongan yang lain. Kejujuran itu ibarat obat. Rasa pahit akan ada secara nyata, namun rasa pahit itu akan menyembuhkan luka dan menggantinya dengan rasa bahagia.

0 komentar:

Posting Komentar